Pendamping PKH Terima Fasilitas Motor dari Pemkab Kukar
POSKOTALTIMNEWS.COM, KUKAR : Sebagai upaya mewujudkan program kesejahteraan sosial Idaman,
Bupati Kukar menyerahkan 95 unit motor kepada pendamping Program Keluarga
Harapan (PKH), di Pondok Jajak Indah Tenggarong, belum lama ini.
Bupati Kukar Edi Damansyah mengatakan, motor tersebut bertujuan
untuk menunjang tugas pokok sebagai pendamping PKH. Peran pendamping PKH sangat
penting, terhadap angka kemiskinan di Kukar.
"Motor itu untuk menunjang tugas tugas pendamping PKH di
lapangan, dan kedepan harus dioptimalkan," kata Edi Damansyah
Ia menyebutkan, tugas pendamping PKH yang terkait dengan program
pemberdayaan masyarakat PKH itu sangat penting. Salah satu program pemberdayaan
masyarakat yakni dengan memberikan atau mendorong untuk mengikuti pelatihan.
"Di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan Dinas
Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) ada program pelatihan
pelatihan," sebutnya.
Sehingga masyarakat yang masuk kedalam PKH, memiliki keterampilan
dan berdaya saing.
Selain itu, peran pendamping PKH juga terus mengupgrade atau
memperbaiki data data di lapangan. Sehingga bantuan yang diberikan kepada
masyarakat PKH tersebut tepat sasaran.
"Dari data statistik pada Maret lalu, data kemiskinan di
Kukar alami penurunan," ujarnya.
Ia juga mengapresiasi atas kinerja pendamping PKH selama ini, yang
telah bekerja maksimal dalam menangani masyarakat pra sejahtera.
Sementara itu salah satu pendamping PKH dari Kecamatan Marang Kayu
Septi Nur Liana menyebutkan, fasilitas motor dari pemerintah tersebut sangat
penting, untuk menunjang suatu pekerjaan di lapangan.
Menurutnya, hal tersebut bagian dari upaya mewujudkan program
Kukar Idaman yakni kesejahteraan Sosial Idaman. Dengan adanya fasilitas motor
terdebut, pekerjaan akan lebih mudah.
"Selama ini dalam menjalankan tugas pendamping PKH hanya
menggunakan kendaraan sendiri, tapi saat ini telah diberikan fasilitas
motor," sebut Septi Nur Liana
Septi juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah,
yang telah mendukung peran pendamping PKH. Karena akses di Marang Kayu sangat
jauh yang mencakup beberapa desa.
"Saya sendiri pegang desa Makarti, Sebuntal dan Santan
Tengah. Terima kasih pemerintah daerah," pungkasnya. (adv/riz)